Gas Malaysia di Nunukan Naik hingga Rp320.000, Akankah Menyentuh Rp350.000?

Kenaikan hampir 40 persen dari harga normal memunculkan pertanyaan besar: sampai di mana batas kenaikan gas Malaysia di perbatasan?

Berita, Nasional326 Views
banner 468x60

Kabupaten Nunukan – Harga tabung gas Malaysia di wilayah Kabupaten Nunukan kembali mengalami lonjakan dalam beberapa waktu terakhir. Berdasarkan hasil survei lapangan di sejumlah titik penjualan, harga kini telah menyentuh Rp320.000 per tabung.

Padahal, sebelumnya harga normal tabung gas Malaysia berada di kisaran Rp250.000. Dalam beberapa pekan terakhir, harga sempat naik ke Rp300.000, dan kini kembali meningkat menjadi Rp320.000. Jika dihitung dari Rp300.000 ke Rp320.000, kenaikan mencapai sekitar 6–7 persen dalam waktu relatif singkat. Sementara jika dibandingkan dengan harga normal Rp250.000, lonjakan totalnya sudah mencapai sekitar 28 persen.

banner 336x280

Pantauan di kawasan Jalan Pendidikan, Lingkar, hingga Yamaker menunjukkan adanya variasi harga di lapangan. Sejumlah penjual besar masih mematok harga di angka Rp300.000, namun di beberapa titik lainnya harga sudah berada di Rp320.000 per tabung.

Seorang warga di kawasan Lingkar yang enggan disebutkan namanya mengaku cukup terkejut dengan kenaikan tersebut.

“Biasanya kami beli sekitar Rp250 ribu. Sekarang sudah Rp320 ribu. Kenaikannya terasa sekali untuk kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.

Kenaikan harga ini juga dirasakan oleh pemilik warung makan dan pelaku usaha kuliner. Gas menjadi kebutuhan utama dalam proses memasak, sehingga setiap kenaikan harga langsung berdampak pada biaya operasional.

Salah satu pemilik warung makan di wilayah Yamaker yang juga meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan pihaknya mulai lebih berhitung dalam penggunaan gas.

“Kalau terus naik seperti ini, tentu berat bagi usaha kecil. Kami harus lebih hemat, dan kalau kondisinya berlanjut bisa saja harga makanan ikut naik,” ungkapnya.

Gas Malaysia selama ini menjadi pilihan banyak warga perbatasan karena aksesnya yang relatif mudah. Namun dengan harga yang terus merangkak naik, pengguna gas mulai merasakan tekanan, terutama rumah tangga dan pelaku UMKM yang sangat bergantung pada pasokan tersebut.

Lonjakan harga dari Rp250.000 hingga kini Rp320.000 menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Pertanyaan pun muncul, apakah harga akan terus bergerak naik hingga menyentuh Rp350.000 per tabung?

Masyarakat berharap adanya pengawasan distribusi serta langkah konkret dari pihak terkait agar harga dapat kembali stabil dan tidak terus mengalami kenaikan yang membebani ekonomi warga.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *