Bensin Langka dan Gas Mahal, Beban Hidup Warga Nunukan Kian Memberat

Kondisi ini dinilai menambah tekanan biaya hidup masyarakat di daerah perbatasan.

Uncategorized141 Views
banner 468x60

Warga Kabupaten Nunukan kembali menghadapi tekanan biaya hidup yang semakin meningkat. Selain kelangkaan bensin yang mulai dikeluhkan di sejumlah titik, harga tabung gas di tingkat pengecer juga dilaporkan terus mengalami kenaikan.

banner 336x280

Kondisi ini membuat masyarakat harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bensin yang sulit didapat membuat sebagian warga harus berkeliling mencari SPBU yang masih memiliki stok, sementara harga gas yang terus naik menambah beban pengeluaran rumah tangga.

“Sekarang cari bensin sudah mulai susah. bahkan pernah juga tidak kebagian karena katanya stok cepat habis,” ujar lias (27), warga Nunukan.

Beberapa pelaku usaha kecil mengaku situasi ini mulai memengaruhi aktivitas usaha mereka. Biaya operasional meningkat karena bahan bakar sulit diperoleh, sementara kebutuhan dapur seperti gas juga semakin mahal.

Di daerah perbatasan seperti Nunukan, ketersediaan energi seperti BBM dan gas menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat. Ketika dua kebutuhan tersebut mengalami masalah secara bersamaan, dampaknya dapat dirasakan langsung oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari rumah tangga hingga pelaku usaha.

Masyarakat berharap kondisi ini segera mendapat perhatian agar distribusi bensin kembali stabil dan harga gas tidak terus mengalami kenaikan yang memberatkan warga.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *