Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Utara dari Fraksi PKS, Muh. Nasir, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat melaksanakan kegiatan reses di Desa Harapan. Aspirasi yang disampaikan mencakup kebutuhan dasar hingga sektor pendidikan yang dinilai sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan warga desa.
Salah satu aspirasi utama yang disampaikan masyarakat adalah kebutuhan air bersih. Warga menilai keterbatasan akses air bersih masih menjadi persoalan mendesak yang berdampak langsung pada kualitas hidup dan kesehatan. Mereka berharap layanan PDAM dapat segera menjangkau Desa Harapan.
Selain itu, warga juga mengusulkan pupuk subsidi dan perbaikan jalan usaha tani. Infrastruktur pertanian yang memadai dinilai penting untuk menunjang aktivitas petani sekaligus meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat desa.
Di sektor pendidikan dan keselamatan anak, masyarakat mengusulkan adanya bus sekolah gratis. Hal ini dilatarbelakangi masih banyaknya anak-anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor ke sekolah. Kondisi tersebut dinilai berisiko dan bahkan telah menyebabkan kecelakaan yang melibatkan pelajar.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Muh. Nasir menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal, melainkan wujud tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan suara masyarakat, termasuk di pelosok desa, benar-benar didengar dan diperjuangkan.
“Reses ini menjadi sarana penting untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat. Apa yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara akan kami perjuangkan secara bertahap melalui mekanisme pembahasan program dan anggaran di DPRD,” tegas Muh. Nasir.
Ia berharap aspirasi warga Desa Harapan, mulai dari air bersih, infrastruktur pertanian, transportasi sekolah, hingga beasiswa pendidikan, dapat segera ditindaklanjuti demi mendorong peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan.
Editor: Tim Media Sekilas Kaltara
Sumber Foto: Dokumentasi Fraksi PKS DPRD Provinsi Kalimantan Utaraa
















